Warga Mutis Demo Tolak Status Taman Nasional, BKSDA NTT Dituding Lalai Awasi Kawasan Sakral

Update Viral NTT


Warga Mutis Demo Tolak Status Taman Nasional, BKSDA NTT Dituding Lalai Awasi Kawasan Sakral dari Sampah Hingga Pelanggaran Moral


Tokoh masyarakat menyebut sejumlah pengunjung diduga tidak menjaga etika saat berada di kawasan konservasi. Selain membuang sampah sembarangan, warga juga menyoroti dugaan pelanggaran norma di area yang selama ini dihormati sebagai tanah leluhur dan identitas budaya masyarakat Mutis.


Massa aksi menyerukan “Hutan adat, tolak Taman Nasional” dan mendesak pemerintah, termasuk BKSDA NTT, melakukan evaluasi total terhadap status dan sistem pengelolaan kawasan. Mereka meminta pelibatan penuh masyarakat adat dalam menjaga kelestarian ekologis sekaligus nilai sakral Mutis agar konflik tidak terus berlarut.


Baca juga: Surat Pengampunan Pelda Christian Namo untuk 22 Terdakwa Prada Lucky di Dilmil Kupang


Ribuan masyarakat adat di wilayah Mutis menggelar aksi demonstrasi di Desa Fatumnasi, Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS), menolak status Taman Nasional yang ditetapkan pemerintah. Massa tidak hanya berasal dari TTS, tetapi juga dari komunitas adat di Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU).


Baca juga: Oknum Perangkat Desa Konbaki Diduga Hamili Gadis 17 Tahun


Penolakan dipicu keresahan warga terhadap pengelolaan kawasan yang dinilai tidak berpihak pada masyarakat adat. Mereka menuding pengawasan lemah sehingga memicu berbagai persoalan di lapangan, mulai dari sampah yang berserakan hingga pencemaran sumber mata air yang dianggap sakral.

7/related/default